iNews Aceh – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) akan membangun kembali dua sekolah di Kabupaten Nagan Raya yang mengalami kerusakan akibat bencana. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan sektor pendidikan di daerah terdampak.
Prioritaskan Keamanan dan Kelayakan
Dalam proses pembangunan, Kemendikbud menekankan pentingnya aspek keamanan dan kelayakan bangunan. Sekolah yang dibangun kembali akan disesuaikan dengan standar yang lebih baik agar tahan terhadap risiko bencana.
Hal ini penting untuk melindungi siswa dan tenaga pengajar.

Baca juga: BPBD: Akses ke desa terisolir di Aceh Tengah bisa dilalui dengan kendaraan roda dua
Dukung Kelangsungan Pendidikan
Pemulihan fasilitas pendidikan menjadi prioritas agar siswa tidak mengalami gangguan berkepanjangan dalam proses belajar. Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan agar kegiatan sekolah dapat segera berlangsung seperti biasa.
Sementara itu, solusi sementara juga disiapkan bagi siswa.
Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah
Pembangunan sekolah dilakukan melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Koordinasi ini penting untuk memastikan proses berjalan lancar dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dukungan dari berbagai pihak turut mempercepat realisasi pembangunan.
Harapan Pendidikan Segera Pulih
Dengan pembangunan kembali sekolah yang rusak, diharapkan kualitas pendidikan di Nagan Raya dapat segera pulih. Fasilitas yang memadai akan mendukung proses belajar yang lebih baik.
Langkah ini menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan meski di tengah kondisi bencana.











