iNews Aceh – Kepolisian Resor (Polres) Pidie Jaya mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Langkah ini dilakukan guna membuka kembali akses yang tertutup material bencana serta membantu masyarakat agar aktivitas sehari-hari dapat segera pulih.
Kehadiran alat berat tersebut menjadi bagian dari upaya tanggap darurat dan pemulihan awal yang dilakukan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya.
Akses Jalan dan Permukiman Jadi Prioritas
Kapolres Pidie Jaya menyampaikan bahwa pengerahan alat berat difokuskan pada pembersihan material bencana yang menutup akses jalan, saluran air, serta area permukiman warga. Sejumlah titik dilaporkan mengalami hambatan akibat lumpur, kayu, dan bebatuan yang terbawa banjir maupun longsor.
“Pembukaan akses menjadi prioritas utama agar mobilitas warga, distribusi bantuan, dan layanan darurat bisa berjalan lancar,” ujar Kapolres.
Dengan terbukanya akses jalan, diharapkan proses evakuasi lanjutan dan penyaluran logistik kepada warga terdampak dapat dilakukan lebih cepat dan aman.
Sinergi Polri, Pemda, dan Masyarakat
Upaya pemulihan ini dilakukan melalui sinergi lintas sektor, melibatkan personel Polres Pidie Jaya, TNI, BPBD, pemerintah daerah, serta relawan dan masyarakat setempat. Personel kepolisian turut membantu pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, hingga kerja bakti membersihkan lingkungan warga.
Polres Pidie Jaya menegaskan bahwa kehadiran aparat di lapangan tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Baca juga: Ribuan warga terdampak banjir susulan di Aceh Timur
Percepat Pemulihan Aktivitas Warga
Pascabencana, banyak warga yang aktivitas ekonominya terganggu akibat akses jalan terputus dan lingkungan yang rusak. Dengan pengerahan alat berat, proses pembersihan diharapkan dapat mempercepat kembalinya aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan, perdagangan, dan pelayanan publik.
Polisi bersama instansi terkait juga membantu warga membersihkan rumah dan fasilitas umum yang terdampak agar dapat segera difungsikan kembali.
Pengamanan dan Keselamatan Tetap Diutamakan
Selain fokus pada pemulihan fisik, Polres Pidie Jaya juga melakukan pengamanan di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga dan petugas. Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati area yang masih berisiko, seperti tebing rawan longsor atau aliran sungai yang debit airnya belum stabil.
Petugas juga disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Imbauan Tetap Waspada
Polres Pidie Jaya mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Warga diminta segera melapor jika menemukan kondisi darurat atau kerusakan yang membahayakan keselamatan.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan tetap menjaga solidaritas dan gotong royong selama masa pemulihan agar beban yang dirasakan warga terdampak dapat diminimalkan.
Komitmen Polres Pidie Jaya
Kapolres Pidie Jaya menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir membantu masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih. Pengerahan alat berat dan personel akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.
“Polri hadir untuk masyarakat. Kami akan terus bersinergi dengan semua pihak agar pemulihan pascabencana di Pidie Jaya berjalan cepat dan aman,” tegasnya.
Penutup
Pengerahan alat berat oleh Polres Pidie Jaya menjadi bukti nyata peran aktif kepolisian dalam penanganan bencana, tidak hanya pada tahap tanggap darurat tetapi juga pemulihan. Dengan kerja sama semua pihak, diharapkan masyarakat Pidie Jaya dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal.











