iNews Aceh – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, menegaskan bahwa tidak akan ada pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) hingga masa jabatan berakhir pada 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi isu yang beredar terkait kemungkinan adanya perubahan kepemimpinan di lembaga legislatif daerah tersebut.
Tegaskan Stabilitas Kepemimpinan
Mualem menekankan pentingnya menjaga stabilitas kepemimpinan di DPRA agar roda pemerintahan dan pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik.
Menurutnya, pergantian pimpinan di tengah masa jabatan berpotensi mengganggu kinerja lembaga legislatif.
Bantah Isu Pergantian
Ia secara tegas membantah adanya rencana pergantian Ketua DPRA dalam waktu dekat. Mualem memastikan bahwa struktur kepemimpinan yang ada saat ini akan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Pemkab Nagan Raya salurkan zakat Rp5,5 M untuk 5.632 fakir miskin jelang Idul Fitri
Fokus pada Pembangunan
Pemerintah daerah diharapkan tetap fokus pada program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, tanpa terganggu oleh isu-isu politik yang belum tentu benar.
Jaga Kondusivitas Daerah
Mualem juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi yang kondusif di Aceh. Ia menilai stabilitas politik menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan daerah.
Harapan Sinergi
Dengan tidak adanya pergantian kepemimpinan, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif dapat terus terjalin dengan baik.
Hal ini penting untuk memastikan berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal hingga akhir masa jabatan pada 2029.











