BANDA ACEH – Lingkar Publik Strategis mendesak Pemerintah Aceh serius dalam menertibkan tata kelola pertambangan. Penertiban dilakukan tidak hanya menyasar tambang ilegal, tetapi juga harus mencakup evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan yang sudah beroperasi namun berpotensi melanggar ketentuan lingkungan.
“Berdasarkan hasil penelusuran yang kami lakukan, bahkan ada perusahaan tambang di Aceh Barat yang telah melakukan produksi dan mengantongi IUP Operasi Produksi, namun tidak memiliki dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL),” ungkap Koordinator Lingkar Publik Strategis, Rizki Ardial.
Fakta ini oleh Rizki, dinilai sebagai indikasi kuat adanya praktik penyimpangan dalam proses perizinan tambang di Aceh selama ini.
“Bagaimana mungkin IUP Produksi bisa terbit tanpa AMDAL?”
“Ini pelanggaran prosedur yang sangat fatal dan menunjukkan adanya praktik tidak sehat dalam tata kelola perizinan tambang di Aceh selama ini,” pungasnya.
AMDAL merupakan instrumen utama yang memastikan suatu kegiatan pertambangan layak secara lingkungan sebelum memasuki tahap operasi produksi.
Tanpa AMDAL, risiko kerusakan ekologis meningkat drastis dan masyarakat sekitar menjadi pihak yang paling terdampak.
Tahapan ini penting untuk memastikan bahwa setiap kegiatan pertambangan diawali dengan kajian teknis dan administratif yang memadai.
Selanjutnya, persetujuan IUP Operasi Produksi wajib dilengkapi dengan studi kelayakan, rencana kerja, jaminan reklamasi, serta dokumen lingkungan seperti AMDAL.
Tanpa kelengkapan tersebut, proses perizinan menjadi cacat prosedur dan berisiko menimbulkan dampak ekologis yang serius.
“Jika izin operasi bisa keluar sebelum kajian lingkungan selesai, berarti sistemnya jebol. Ada celah besar yang harus segera ditutup,” timpalnya.
Buktikan Keseriusan
Kami mengharapkan Pemerintah Aceh harus membuktikan keseriusan dalam penertiban tambang secara adil dan menyeluruh.
“Pelaku tambang ilegal sudah jelas tidak punya izin. Namun, pemegang izin yang terbit secara ilegal juga wajib ditindak,”
Baca Juga:
3 Jalur Alternatif Medan – Banda Aceh yang Nyaman untuk Perjalanan Darat Panjang











