iNews Aceh – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Meulaboh (KPPN) Meulaboh telah menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai Rp38,57 miliar kepada satuan pendidikan di wilayah kerjanya. Penyaluran ini bertujuan mendukung kelancaran operasional sekolah serta menjamin keberlangsungan proses belajar mengajar.
Dana BOS tersebut disalurkan kepada sekolah dasar dan menengah yang tersebar di sejumlah kabupaten dalam wilayah kerja KPPN Meulaboh. Penyaluran dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
Dukung Operasional Pendidikan
Kepala KPPN Meulaboh menjelaskan bahwa dana BOS digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan operasional sekolah, seperti pengadaan buku dan alat tulis, pemeliharaan sarana prasarana, hingga pembayaran honor tenaga pendidik non-ASN.
“Penyaluran ini diharapkan dapat membantu sekolah menjalankan kegiatan pembelajaran secara optimal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik.

Baca juga: Mahasiswa UUI latih penyintas banjir Pidie Jaya buat antinyamuk alami dari Boh Kala
Proses Sesuai Tahapan
Penyaluran dana BOS dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang ditetapkan pemerintah. Sekolah penerima diwajibkan memenuhi persyaratan administrasi dan melaporkan penggunaan dana melalui sistem yang telah disediakan.
KPPN Meulaboh memastikan proses pencairan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Koordinasi dengan dinas pendidikan setempat juga terus dilakukan guna memastikan data penerima akurat dan tepat sasaran.
Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Dengan tersalurkannya dana BOS sebesar Rp38,57 miliar, pemerintah berharap kualitas layanan pendidikan di wilayah Meulaboh dan sekitarnya semakin meningkat. Dukungan anggaran yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
KPPN Meulaboh menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyaluran dana pendidikan agar tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran demi mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.











