iNews Aceh – Kepala salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Aceh menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polri yang telah memberikan layanan pemulihan trauma (trauma healing) kepada siswa dan warga terdampak peristiwa traumatis di wilayahnya. Kehadiran tim Polri dinilai sangat membantu memulihkan kondisi psikologis peserta didik agar dapat kembali beraktivitas dan belajar secara normal.
Layanan pemulihan trauma tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan mental masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Trauma Healing Bantu Siswa Bangkit dari Tekanan Psikologis
Kepala SMA menyebutkan bahwa sejumlah siswa sempat mengalami ketakutan, kecemasan, hingga penurunan konsentrasi belajar akibat peristiwa yang mereka alami. Melalui pendekatan yang humanis dan edukatif, tim Polri memberikan pendampingan psikologis yang disesuaikan dengan usia dan kondisi siswa.
Metode yang digunakan, seperti permainan edukatif, dialog interaktif, dan kegiatan motivasi, dinilai efektif membantu siswa mengurangi rasa takut dan kembali percaya diri.
Pendekatan Humanis Jadi Kunci Keberhasilan
Menurut pihak sekolah, pendekatan humanis yang dilakukan Polri membuat siswa merasa aman dan nyaman. Petugas tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan pendamping bagi anak-anak yang sedang mengalami tekanan mental.
Kepala SMA menilai pendekatan ini menciptakan suasana positif dan membantu membangun kembali rasa aman di lingkungan sekolah.

Baca juga: Pemprov Aceh terima bantuan bencana Rp500 juta dari Pemko Makassar
Sinergi Polri dan Sekolah Sangat Dibutuhkan
Pihak sekolah menegaskan bahwa sinergi antara Polri dan dunia pendidikan sangat penting, terutama dalam situasi pascakejadian yang berdampak psikologis. Kehadiran Polri di lingkungan sekolah memberikan pesan kuat bahwa negara hadir untuk melindungi dan mendampingi masyarakat, termasuk pelajar.
Sekolah berharap kerja sama seperti ini dapat terus dilakukan, tidak hanya saat terjadi peristiwa traumatis, tetapi juga dalam kegiatan pembinaan dan edukasi lainnya.
Dukung Proses Belajar Mengajar Kembali Normal
Dengan adanya layanan trauma healing, kondisi psikologis siswa perlahan membaik. Kepala SMA menyebutkan bahwa para siswa mulai kembali fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar dan berinteraksi dengan teman-temannya.
Pemulihan mental dinilai sama pentingnya dengan pemulihan fisik agar proses pendidikan tidak terganggu dalam jangka panjang.
Polri Tunjukkan Peran Sosial di Tengah Masyarakat
Kegiatan pemulihan trauma ini menjadi bukti peran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam aspek sosial dan kemanusiaan. Melalui layanan ini, Polri menunjukkan komitmen untuk hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
Pihak sekolah menilai langkah tersebut turut memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Harapan Program Berkelanjutan
Kepala SMA berharap layanan pemulihan trauma dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah maupun komunitas yang membutuhkan. Menurutnya, pendampingan psikologis sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh secara mental.
Sekolah juga siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan serupa di masa mendatang demi kesejahteraan siswa.
Pendidikan Aman dan Ramah Anak
Dengan adanya dukungan dari Polri, sekolah berharap lingkungan pendidikan di Aceh semakin aman, ramah anak, dan kondusif bagi tumbuh kembang siswa. Pemulihan trauma yang dilakukan secara cepat dan tepat dinilai mampu mencegah dampak psikologis berkepanjangan.
Kepala SMA menutup pernyataannya dengan mengucapkan terima kasih kepada tim Polri yang telah memberikan perhatian dan pendampingan kepada siswa, serta berharap sinergi positif ini terus terjaga.











