
iNews Aceh – Dinas Perhubungan mencatat jumlah penumpang angkutan selama periode Idul Fitri di Aceh mencapai 212,4 ribu orang. Angka ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik selama momen Lebaran.
Peningkatan jumlah penumpang terjadi di berbagai moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara.

Didominasi Perjalanan Antar Kota
Sebagian besar pergerakan penumpang didominasi oleh perjalanan antar kota di dalam wilayah Aceh. Selain itu, terdapat pula pergerakan dari dan menuju provinsi lain yang turut menyumbang peningkatan jumlah penumpang.
Hal ini sejalan dengan tradisi mudik yang menjadi bagian penting dalam perayaan Idul Fitri.

Baca juga: Remaja meninggal saat snorkeling di Sabang, polisi tak temukan tanda kekerasan
Operasional Transportasi Berjalan Lancar
Meski terjadi lonjakan jumlah penumpang, operasional transportasi selama periode Lebaran dilaporkan berjalan lancar. Tidak terdapat gangguan signifikan yang menghambat arus pergerakan masyarakat.
Kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran tersebut.
Didukung Koordinasi Antarinstansi
Kelancaran angkutan Lebaran juga didukung oleh koordinasi yang baik antarinstansi terkait. Pengawasan dan pengaturan lalu lintas dilakukan secara intensif untuk mengantisipasi kepadatan.
Petugas juga disiagakan di berbagai titik strategis guna memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.
Evaluasi untuk Peningkatan Layanan
Data angkutan Idul Fitri ini akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Perhubungan dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi ke depan. Berbagai aspek akan ditinjau guna memberikan pelayanan yang lebih baik pada periode Lebaran berikutnya.
Dengan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan sistem transportasi dapat semakin optimal dalam melayani kebutuhan masyarakat.









