iNews Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan bahwa akses menuju desa-desa yang sempat terisolir di Aceh Tengah kini mulai dapat dilalui. Namun, jalur tersebut baru bisa dilewati menggunakan kendaraan roda dua.
Pembukaan akses ini menjadi perkembangan positif dalam upaya penanganan pascabencana.
Kendala Infrastruktur Masih Ada
Meski akses telah terbuka, kondisi jalan masih terbatas akibat dampak banjir bandang dan tanah longsor. Material seperti lumpur dan bebatuan masih menutup sebagian jalur, sehingga kendaraan roda empat belum dapat melintas.
Pembersihan jalur masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.

Baca juga: Aceh Utara ajukan usulan bantuan stimulan tahap kedua
Permudah Distribusi Bantuan
Dengan mulai terbukanya akses, distribusi bantuan logistik ke wilayah terdampak menjadi lebih mudah. Bantuan kebutuhan pokok, medis, dan perlengkapan darurat dapat lebih cepat disalurkan kepada warga.
Petugas memanfaatkan kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi-lokasi sulit.
Upaya Percepatan Pemulihan
BPBD bersama instansi terkait terus berupaya mempercepat pemulihan akses jalan agar dapat dilalui kendaraan yang lebih besar. Penggunaan alat berat dilakukan untuk membersihkan material longsor.
Targetnya, akses normal dapat segera pulih.
Imbauan Tetap Waspada
Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, mengingat kondisi jalan masih belum sepenuhnya aman. Waspada terhadap potensi longsor susulan juga menjadi perhatian.
Upaya pemulihan akan terus dilakukan hingga kondisi kembali normal sepenuhnya.











